Social Icons

galery

Jumat, 25 Oktober 2013

REVITALISASI SPIRIT KOLEKTIVISME BANGSA

            Dalam beberapa kesempatan, demokrasi yang kita nikmati memiliki 2 mata pisau. Satu sisi mengagungkan otoritas individu secara penuh, namun disisi lain selalu ada korban dari demokrasi. Demokrasi, kata Teuku Jacob tak ada artinya kalau rakyat tidak cerdas. Pembodohan berkedok demokrasi terjadi.

CINTA DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT



            Para filosof mengidentitaskan cinta dengan keberadaan manusia. Dengan cinta manusia dapat menghayati dirinya sebagai pengemban aktif dunia aktivitasnya. Eksistensialis agamis yang beriman kepada Tuhan dan Filosof yang berpengaruh Hiedegger, menyatukan keberadaan real dengan cinta. Mereka menghadirkan cinta sebagi puncak kondisi luar biasa realitas alamiah dan sebagai komplemen dari keberadaan manusiawi. Inilah perbedaan prinsip antara manusia dan benda-benda, serta binatang.